Berita  

Isak Rumbarar Tegaskan di MUSDA VII Golkar Kota Jayapura: Golkar Harus Jadi Solusi, Bukan Oposisi atau Pelengkap Demokrasi

Jayapura – Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD II Partai Golkar Kota Jayapura, Isak H.A. Rumbarar, ST., MM., menegaskan bahwa Partai Golkar harus tampil sebagai kekuatan solusi bagi masyarakat, bukan sekadar menjadi oposisi ataupun pelengkap dalam sistem demokrasi.

Penegasan tersebut disampaikan dalam sambutannya pada Musyawarah Daerah (Musda) VII Partai Golkar Kota Jayapura yang digelar Sabtu (21/2/2026) di Hotel Grand Tabi, Entrop, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura.

Menurut Isak Rumbarar, Musda bukan sekadar agenda rutin lima tahunan organisasi, melainkan momentum strategis untuk melakukan evaluasi menyeluruh, konsolidasi internal, serta memproyeksikan masa depan Partai Golkar di Kota Jayapura.

“Musda ini adalah ruang demokratis untuk menyempurnakan struktur dan tata kelola organisasi, menetapkan program kerja lima tahun ke depan, serta memutuskan sikap politik yang konstruktif dan solutif bagi pembangunan Kota Jayapura,” tegasnya.

Apresiasi Kepemimpinan Abisai Rollo

Dalam sambutannya, Isak juga memberikan apresiasi atas kepemimpinan Ketua DPD II Partai Golkar Kota Jayapura periode 2021–2025, Abisai Rollo, yang dinilai berhasil membawa Golkar menjadi pimpinan klasemen perolehan kursi terbanyak di parlemen Kota Jayapura.

Tak hanya itu, di bawah ketokohan Abisai Rollo yang juga menjabat sebagai Wali Kota Jayapura, Golkar sukses memenangkan Pilkada Kota Jayapura serta mengantarkan kadernya memimpin DPRK Kota Jayapura.

Isak menilai, keberhasilan tersebut turut memberi dampak besar pada kontestasi tingkat provinsi melalui kemenangan pasangan Matius Derek Fakhiri dan Aryoko Rumaropen sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, dalam semangat mewujudkan visi “Papua Cerah”.

“Keberhasilan ini adalah bukti bahwa kerja-kerja politik yang terstruktur dan ketokohan kader memberi pengaruh nyata bagi kemenangan Golkar di berbagai level,” ujarnya.

Golkar Harus Hadir Setiap Saat

Sebagai Partai Karya Kekaryaan, Isak menegaskan Golkar tidak boleh hanya hadir menjelang pemilu. Partai harus terus berada di tengah masyarakat, mendengar aspirasi, bekerja nyata, dan memberikan solusi atas persoalan rakyat.

Dalam konteks pembangunan Kota Jayapura yang diarahkan menjadi kota maju, mandiri, dan sejahtera di bawah kepemimpinan Abisai Rollo, Golkar berkomitmen untuk:

Mendorong tata kelola pemerintahan yang transparan dan profesional.

Mengawal pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik yang merata.

Menguatkan partisipasi kader dalam Musrenbang dan perencanaan pembangunan.

Selain itu, Golkar juga berkomitmen memperkuat ekonomi kerakyatan melalui dukungan terhadap UMKM, pedagang pasar, dan nelayan pesisir. Generasi muda Golkar didorong menjadi pelaku usaha dan investor, serta mengembangkan koperasi dan jaringan ekonomi kader.

Dalam bidang sosial, Golkar bertekad meningkatkan kualitas pendidikan politik dan literasi digital, memperkuat peran perempuan dan pemuda, serta menjadi garda terdepan dalam menjaga harmoni sosial dan toleransi di Kota Jayapura yang majemuk.

Strategi Menuju 2029

Isak mengingatkan bahwa Pemilu 2029 bukan waktu yang lama. Karena itu, penguatan internal harus dimulai dari sekarang dengan memperkuat struktur hingga tingkat kelurahan dan TPS, memodernisasi sistem data dan komunikasi organisasi, serta melahirkan kader militan, kompeten, dan berintegritas.

“Kemenangan tidak lahir dari euforia, tetapi dari kerja sistematis dan konsisten. Kita harus membangun citra Golkar sebagai partai modern, inklusif, dan solutif,” tegasnya.

Ajak Jaga Marwah Partai

Di akhir sambutannya, Isak mengajak seluruh peserta Musda VII untuk mengedepankan musyawarah dan mufakat serta menjalankan seluruh agenda sesuai AD/ART Partai Golkar dan Juklak terbaru.

Ia juga menekankan pentingnya evaluasi kepemimpinan sebelumnya, pembahasan program dalam sidang komisi, serta pemilihan ketua formatur yang akan menjadi mandataris dalam menerjemahkan seluruh keputusan Musda ke dalam agenda operasional kepemimpinan ke depan.

“Jaga marwah dan kehormatan Partai Golkar. Jadikan Musda ini sebagai tonggak kebangkitan Golkar Kota Jayapura,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Isak menyampaikan dua pantun penuh semangat persatuan:

Jembatan merah nasi kuning,

Memang darah kita merah,

Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa,

Golkar hadir membawa solusi kesejahteraan.

Ikan cakalang, ikan ekor kuning,

Warga Jayapura beragam budaya dan agama,

Namun bersatu di bawah panji kuning,

Golkar maju untuk kota yang sejahtera.

“Golkar harus menjadi solusi, bukan sebagai oposisi atau pelengkap demokrasi,” pungkasnya. ( Penulis Jamaludin/Editor Vio)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *