Jayapura – Baru satu bulan setelah resmi dilantik sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Papua periode 2025–2030, Matius Derek Fakhiri (MDF) langsung menunjukkan kerja politik yang nyata. Mantan Komjen Pol tersebut bergerak cepat menuntaskan konsolidasi organisasi Partai Golkar hingga ke tingkat kabupaten dan kota di seluruh Papua.
MDF dilantik secara resmi oleh Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, di Papua Youth Creative Hub (PYCH), Kota Jayapura, pada 25 April 2026. Sejak menerima mandat kepemimpinan partai berlambang pohon beringin itu, MDF tidak menunggu lama untuk turun langsung ke daerah-daerah memperkuat struktur dan soliditas kader.
Dalam kurun waktu sekitar 15 hari, MDF melakukan safari politik dan organisasi ke berbagai wilayah Papua guna melantik kepengurusan DPD II Partai Golkar. Puncak konsolidasi tersebut berlangsung di Kabupaten Jayapura dengan pelantikan Yansen Monim sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Jayapura pada Selasa, 2 Juni 2026, di Sentani.
Usai menghadiri pelantikan tersebut, Kepala Biro Komunikasi, Informasi dan Penggalangan Opini DPD I Partai Golkar Papua, Hendrik Yance Udam (HYU), memberikan apresiasi atas kepemimpinan MDF yang dinilainya bekerja cepat dan terukur dalam membangun kekuatan partai.
“Pak MDF telah memberikan contoh nyata kepada seluruh kader Golkar bahwa kepemimpinan bukan sekadar pidato dan wacana, tetapi kerja nyata yang langsung dirasakan oleh kader di lapangan. Beliau baru satu bulan memimpin, tetapi konsolidasi partai hampir tuntas di seluruh Papua,” ujar HYU.
Menurut HYU, keberhasilan konsolidasi organisasi harus diikuti dengan konsolidasi digital melalui pemanfaatan media sosial secara masif oleh seluruh kader Partai Golkar.
“Saya mengajak seluruh kader Golkar, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten, distrik hingga kampung, untuk bersama-sama menguningkan media sosial. Facebook, Instagram, TikTok, WhatsApp, X (Twitter), dan berbagai platform digital lainnya harus menjadi ruang perjuangan politik kita,” tegasnya.
HYU menilai media sosial saat ini memiliki kekuatan besar dalam membentuk opini publik dan memperkuat citra partai di tengah masyarakat.
“Bayangkan jika setiap kader Golkar memposting satu kegiatan positif setiap hari. Informasi tentang kerja-kerja Partai Golkar akan menjangkau jutaan bahkan miliaran pengguna media sosial. Inilah kekuatan era digital yang harus dimanfaatkan secara maksimal,” katanya.
Ia menambahkan bahwa kader Golkar tidak boleh hanya menjadi penonton dalam pertarungan opini di ruang digital, tetapi harus menjadi pelaku utama yang menyebarkan pesan-pesan pembangunan, persatuan, dan keberhasilan kader-kader Golkar di Papua.
“Media sosial adalah medan perjuangan politik masa kini. Jika kita ingin Golkar tetap dicintai rakyat dan menjadi pemenang pada Pemilu Nasional 2029 maupun Pemilu Lokal 2031, maka kita harus hadir dan aktif di ruang digital,” ujar HYU.
Lebih lanjut, HYU mengajak seluruh kader untuk memberikan dukungan penuh terhadap program konsolidasi yang sedang dijalankan MDF.
“Apa yang dilakukan Ketua DPD I Partai Golkar Papua, Bapak Matius Derek Fakhiri, patut diapresiasi oleh seluruh kader. Beliau telah menunjukkan keteladanan politik, turun langsung ke daerah-daerah, menyapa kader, memperkuat organisasi, dan menyiapkan fondasi kemenangan Golkar ke depan.”
Menurutnya, semangat kerja cepat yang ditunjukkan MDF menjadi energi baru bagi Partai Golkar Papua dalam menghadapi berbagai agenda politik mendatang.
“Pesan Pak MDF sangat jelas: Golkar harus solid, Golkar harus bergerak, dan Golkar harus dekat dengan rakyat. Karena itu mari kita bersatu, bekerja bersama, dan menguningkan Papua untuk kemenangan Partai Golkar di masa depan,” pungkas HYU ( Penulis Jamaludin/Editor Vio)














