Jakarta,– Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Gerakan Rakyat Cinta Indonesia (DPN Gercin Indonesia), Hendrik Yance Udam (HYU), menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu program strategis yang sangat bermanfaat bagi masa depan generasi Indonesia.
Menurut tokoh nasional asal Papua tersebut, program MBG tidak hanya bertujuan meningkatkan gizi anak-anak sekolah, tetapi juga mampu mendorong semangat belajar sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga, terutama masyarakat kurang mampu.
“Program Makan Bergizi Gratis adalah program yang sangat mulia. Ini bukan sekadar memberikan makanan, tetapi juga merupakan investasi negara untuk menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” ujar HYU kepada media di Jakarta.( Senin (13/7))
HYU mencontohkan kondisi di Tanah Papua. Menurutnya, kehadiran MBG dapat meningkatkan motivasi anak-anak untuk bersekolah karena mereka memperoleh makanan bergizi di sekolah.
“Di Papua, saya melihat program ini memiliki dampak yang sangat besar. Anak-anak menjadi lebih bersemangat pergi ke sekolah karena mereka tahu akan mendapatkan makanan bergizi. Di sisi lain, orang tua yang kondisi ekonominya lemah juga sangat terbantu karena tidak lagi terlalu terbebani menyiapkan sarapan setiap pagi,” katanya.
Namun demikian, HYU menyayangkan adanya dugaan penyimpangan dan praktik korupsi yang dilakukan oleh oknum-oknum yang mengelola program tersebut. Menurutnya, jika benar terjadi, tindakan tersebut sangat merugikan masyarakat dan dapat mengurangi kepercayaan publik terhadap program pemerintah.
“Yang merusak bukan programnya, tetapi oknum-oknum yang menyalahgunakan amanah. Jangan biarkan program yang sangat baik ini tercoreng hanya karena ulah segelintir orang yang tidak bertanggung jawab,” tegas HYU.
Ia menilai, apabila dugaan korupsi terbukti, aparat penegak hukum harus bertindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku agar pengelolaan program kembali mendapat kepercayaan masyarakat.
“Saya meminta Presiden Prabowo Subianto untuk terus memperbaiki tata kelola dan sistem pengawasan Program MBG agar semakin transparan, profesional, dan bebas dari praktik korupsi. Siapa pun yang terbukti menyalahgunakan anggaran rakyat harus diproses secara hukum tanpa pandang bulu,” ujarnya.
HYU optimistis bahwa dengan perbaikan sistem pengelolaan dan penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku penyimpangan, Program Makan Bergizi Gratis akan kembali memperoleh kepercayaan masyarakat serta mampu mencapai tujuan utamanya, yaitu meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia menuju Indonesia Emas 2045. ( Penulis Jamaludin/Editor VIo )














