Pdt. Eli Mandibondibo: Prioritas OAP di Sekolah Rakyat Wujud Keberpihakan bagi Generasi Papua

Jayapura,  Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Rakyat Cinta Indonesia (DPD Gercin Indonesia) Provinsi Papua Koordinator Wilayah Saireri, Pdt. Eli Mandibondibo, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah strategis Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri yang mengusulkan agar tenaga pendidik pada Program Sekolah Rakyat diprioritaskan berasal dari Orang Asli Papua (OAP).

Menurut Pdt. Eli Mandibondibo, kebijakan tersebut merupakan langkah yang tepat karena tidak hanya bertujuan meningkatkan mutu pendidikan di Tanah Papua, tetapi juga membuka kesempatan kerja bagi lulusan putra-putri asli Papua yang memiliki kompetensi sebagai tenaga pendidik.

“Kami DPD Gercin Indonesia Provinsi Papua memberikan dukungan penuh terhadap usulan Bapak Gubernur Papua kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia. Ini adalah langkah strategis yang berpihak kepada pembangunan sumber daya manusia Papua,” ujar Pdt. Eli Mandibondibo di Jayapura. ( Kamis 8/7)

Ia menegaskan bahwa putra-putri asli Papua memiliki kemampuan akademik yang tidak kalah dengan tenaga pendidik dari daerah lain. Banyak generasi muda Papua telah menyelesaikan pendidikan di berbagai perguruan tinggi, baik di dalam maupun di luar negeri, sehingga sudah saatnya mereka diberikan ruang untuk mengabdi di tanah kelahirannya.

“Papua memiliki banyak anak-anak muda yang berkualitas. Mereka layak diberikan kesempatan untuk menjadi guru di Sekolah Rakyat. Selain mengajar, mereka juga akan menjadi teladan dan inspirasi bagi generasi muda Papua,” katanya.»

Menurutnya, kehadiran guru-guru asli Papua akan memperkuat proses pendidikan karena mereka memahami karakter, budaya, bahasa, dan kondisi sosial masyarakat setempat.

“Ketika Orang Asli Papua diberi kepercayaan sebagai tenaga pendidik, maka manfaatnya akan dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Pendidikan akan semakin dekat dengan kehidupan masyarakat Papua dan pembangunan sumber daya manusia akan berjalan lebih efektif,” ungkapnya.

Pdt. Eli juga berharap pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial dapat memberikan perhatian terhadap aspirasi Pemerintah Provinsi Papua tersebut sebagai bentuk keberpihakan terhadap pengembangan kualitas sumber daya manusia di Tanah Papua.

“Kami berharap usulan Bapak Gubernur Papua dapat diwujudkan. Prioritas bagi Orang Asli Papua sebagai tenaga pengajar di Sekolah Rakyat merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi Papua yang cerdas, mandiri, berdaya saing, dan mampu membangun daerahnya sendiri,” tutupnya.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *