Jayapura, – Gubernur Papua, Komjen Pol (Purn) Matius Derek Fahkiri, S.Ik., SH., MH., menghadiri Ibadah Syukur Hari Ulang Tahun ke-20 Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) Jemaat Efata Kotaraja yang berlangsung penuh khidmat dan sukacita di Kota Jayapura, Kamis (19/3/2026).
Dalam sambutannya, Gubernur mengajak seluruh jemaat untuk senantiasa memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kasih dan anugerah-Nya, sehingga seluruh umat dapat berkumpul dalam suasana penuh kebersamaan dan iman.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Papua, saya menyampaikan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh Jemaat Efata Kotaraja atas perjalanan pelayanan iman yang telah mencapai usia 20 tahun. Ini bukan sekadar perjalanan waktu, tetapi bukti kesetiaan, pengorbanan, dan semangat pelayanan yang luar biasa,” ujar Gubernur.
Mengangkat tema “Bertumbuh dan Berbuah Dalam Persekutuan Jemaat Lokal”, Gubernur menegaskan bahwa gereja memiliki peran strategis tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan iman, pembentukan karakter, dan pemberdayaan umat.
Menurutnya, nilai kasih Kristus yang hidup dalam persekutuan jemaat harus mampu mendorong terciptanya masyarakat yang mandiri, saling peduli, serta berkontribusi dalam menghadirkan keadilan dan kesejahteraan sosial di Papua.
Lebih lanjut, Gubernur menekankan bahwa gereja merupakan mitra penting pemerintah dalam pembangunan daerah, khususnya dalam membentuk sumber daya manusia Papua yang beriman, berkarakter, serta memiliki kepedulian sosial tinggi.
“Melalui pelayanan rohani, pendidikan, dan kegiatan sosial kemasyarakatan, gereja turut membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan penuh kasih,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga mengaitkan peran gereja dengan visi pembangunan Provinsi Papua, yakni “Terwujudnya Transformasi Papua yang Cerdas, Sejahtera, dan Harmoni (Papua Cerah)”. Ia menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga pada penguatan kualitas manusia yang beriman, sehat, dan hidup dalam persaudaraan.
Menutup sambutannya, Gubernur mengajak seluruh jemaat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat semangat pelayanan, serta bersinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat demi kemajuan Papua.
Suasana ibadah syukur semakin hangat dengan penyampaian pantun dari Gubernur yang sarat makna kebersamaan dan kasih:
Jalan-jalan ke Kota Jayapura,
Membeli oleh-oleh untuk saudara.
Selamat Hari Ulang Tahun Gereja tercinta,
Semakin berdampak bagi sesama.
Berburu matoa di lembah sunyi,
Setelah dapat dijual ke Kotaraja.
Kasih Kristus mempersatukan kami,
Jemaat menjadi berkat bagi sesama.
Perayaan HUT ke-20 GIDI Jemaat Efata Kotaraja ini menjadi momentum penting untuk memperkuat iman, persatuan, serta kontribusi gereja dalam mendukung pembangunan Papua yang damai, maju, dan sejahtera.
( Penuli Jamaludin/Editor Vio)














