Jayapura – Himpunan Pengusaha Muda Anak Asli Papua (Hipmas Papua) kembali menggerakkan roda konsolidasi organisasi guna memperkuat struktur kelembagaan di Provinsi Papua. Langkah strategis ini ditandai dengan penyerahan mandat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) oleh Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Hipmas Papua, Martinus Kasuai, kepada Terianus Gedion Beno, S.IP.
Penyerahan mandat tersebut berlangsung pada Senin, 24 Februari 2026, di Hotel Suni Garden, Kotaraja, Jayapura. Mandat yang diberikan berlaku selama 90 hari kerja atau tiga bulan, dengan tugas utama membentuk kepengurusan definitif DPD Hipmas Papua Provinsi Papua sekaligus mempersiapkan pelantikan resmi yang rencananya akan dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP Hipmas Papua dari Jakarta beserta rombongan.
Selain menunjuk Terianus Gedion Beno sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Pemegang Mandat DPD Hipmas Papua Provinsi Papua, DPP juga menetapkan Haris Mirino, ST sebagai Sekretaris dan Anike Wadi, S.Sos sebagai Bendahara dalam struktur kepengurusan sementara.
Dalam keteranganya, Martinus Kasuai menegaskan bahwa konsolidasi ini merupakan bagian dari strategi besar DPP untuk memperkuat kaderisasi dan meningkatkan kapasitas pengusaha muda Orang Asli Papua (OAP), baik di tingkat lokal maupun nasional.
“Kita ingin Hipmas Papua menjadi wadah yang benar-benar mampu melahirkan pengusaha muda OAP yang mandiri, berdaya saing, dan mampu menjawab tantangan ekonomi di Tanah Papua,” ujarnya.
Sementara itu, Terianus Gedion Beno menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh DPP Hipmas Papua kepada dirinya dan tim.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada kami untuk memimpin DPD Hipmas Papua Provinsi Papua. Mandat ini kami terima dengan penuh tanggung jawab. Dalam waktu dekat, kami akan segera melakukan konsolidasi organisasi serta mempersiapkan pelantikan sebagai langkah awal menjadikan Hipmas Papua rumah besar bagi pengusaha muda anak asli Papua,” tegas Beno.
Dengan mandat ini, diharapkan Hipmas Papua semakin solid dan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi berbasis kewirausahaan di kalangan generasi muda Papua, sekaligus memperkuat posisi pengusaha OAP dalam pembangunan daerah dan nasional,”tutupnya ( Penulis Jamaludin/Editor Vio)














