Jayakusuma dari Timur Indonesia: “Saatnya Olahraga Disabilitas Jadi Arus Utama” di Rakernas National Paralympic Committee Indonesia

Jayapura,— Ketua DPD National Paralympic Committee Indonesia Provinsi Papua, H. Jayakusuma, S.E., M.M., menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) NPCI Pusat(  27 April 2026 ) yang digelar dengan semangat besar untuk mendorong kemajuan olahraga disabilitas di Indonesia. Kegiatan tahunan ini menjadi forum strategis yang mempertemukan seluruh ketua NPCI daerah, sekretaris, hingga administrator dari seluruh penjuru Tanah Air.

Mengusung tema “Transformasi Olahraga Disabilitas sebagai Pilar Inti dalam Mewujudkan Asta Cita Indonesia,” Rakernas tahun ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi, tetapi juga momentum konsolidasi arah kebijakan olahraga disabilitas nasional ke depan.

Dalam keterangannya, Jayakusuma yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi V DPR Papua menegaskan pentingnya kesetaraan dan perhatian serius terhadap atlet disabilitas.

“Olahraga disabilitas bukan sekadar kompetisi, tetapi perjuangan martabat. Kita ingin memastikan bahwa atlet-atlet Papua memiliki ruang, fasilitas, dan dukungan yang sama untuk berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Jayakusuma.

Rakernas ini turut dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, yang diwakili Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Dr. Surono, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, ia menekankan komitmen pemerintah dalam memperkuat sistem pembinaan atlet disabilitas.

“Transformasi yang kita dorong hari ini adalah transformasi sistemik. Kita ingin olahraga disabilitas menjadi bagian utama dari pembangunan olahraga nasional, bukan pelengkap,” tegas Surono.

Selain itu, hadir pula Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung RI yang juga menjabat sebagai Chef de Mission (CdM) kontingen Indonesia pada Paralimpiade Paris 2024 dan ASEAN Para Games Thailand 2026. Ia memberikan motivasi kuat kepada seluruh peserta Rakernas.

“Prestasi atlet disabilitas Indonesia telah membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang. Yang dibutuhkan adalah sistem yang kuat, dukungan penuh, dan semangat yang tidak pernah padam,” ujarnya.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh unsur Forkopimda Karesidenan Surakarta, perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Wali Kota Solo, Bupati Karanganyar, serta berbagai pejabat daerah dan pusat lainnya.

Ketua NPCI Pusat dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, lembaga, dan masyarakat dalam membangun ekosistem olahraga disabilitas yang inklusif dan berkelanjutan.

“Kita sedang membangun sejarah. Ketika olahraga disabilitas ditempatkan sebagai pilar utama, maka kita sedang membuka jalan bagi Indonesia yang lebih adil dan beradab,” tegasnya

Partisipasi aktif Papua dalam Rakernas ini menjadi sinyal kuat bahwa komitmen terhadap pengembangan atlet disabilitas semakin nyata. Dengan semangat kolaborasi dan transformasi, Papua diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang tidak hanya mengharumkan daerah, tetapi juga bangsa Indonesia di pentas dunia.

“Papua tidak boleh tertinggal. Dari Timur Indonesia, kita kirim pesan bahwa semangat, iman, dan kerja keras mampu menembus segala batas,” tutup Jayakusuma penuh optimisme. ( Penulis Hengky Bagre/Editor Jamaludin/Hengky Bagre)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *