Jayapura, Ketua Umum Relawan Mari Yo Mania, Hendrik Yance Udam (HYU), melontarkan kritik tajam terhadap mantan Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano (BTM), yang kini maju sebagai calon Gubernur Papua.
Dalam pernyataannya kepada sejumlah wartawan (Sabtu 28/6), HYU menyebut bahwa selama satu dekade memimpin Kota Jayapura, BTM hanya sibuk membangun taman kotasementara rakyat dicekam bencana banjir dan longsor setiap kali hujan turun.
“Bayangkan, 10 tahun jadi wali kota, yang dibangun cuma taman-taman untuk pencitraan! Tapi setiap hujan deras, Kota Jayapura berubah jadi lautan air dan lumpur. Itu fakta yang tak bisa dibantah!” tegas HYU dengan nada geram.
Menurut HYU, tidak ada program infrastruktur mendasar yang dibangun BTM secara serius. Kota Jayapura saat ini tidak memiliki sistem drainase yang layak, perencanaan tata ruang yang amburadul, dan kesadaran mitigasi bencana yang nyaris nihil. Akibatnya, setiap hujan deras langsung berujung pada bencana: banjir, longsor, dan kemacetan total.
Contohnya, pada Jumat, 26 Juni lalu, hujan deras kembali melumpuhkan berbagai titik vital kota seperti kawasan Angkatan Laut Hamadi, Abepura, hingga Kali Acai. Jalanan macet parah, rumah warga tergenang, dan aktivitas lumpuh total.
“Inilah wajah asli warisan 10 tahun pemerintahan BTM di Kota Jayapura. Bukan pembangunan monumental yang ditinggalkan, tapi derita dan genangan air yang terus berulang setiap musim hujan!” ujar HYU lantang.
Lebih jauh, HYU mempertanyakan logika BTM yang kini ingin memimpin Papua. “Untuk urus Kota Jayapura saja dia gagal total, lalu bagaimana bisa dia bermimpi memimpin Papua dengan slogan ‘Papua Maju, Mandiri dan Berbudaya’? Itu mimpi di siang bolong. Masyarakat Papua hari ini sudah cerdas, tidak akan lagi tertipu topeng pencitraan BTM.”
HYU pun menutup pernyataannya dengan tegas: “BTM bukan simbol kemajuan, tapi simbol kegagalan. Rakyat Papua tidak butuh pemimpin yang hanya meninggalkan taman untuk selfie, tapi pemimpin yang mampu menyelamatkan nyawa dan martabat warganya dari banjir dan bencana!”














