Dukungan Mengalir ke MARI YO: Kampung Yoka Tegas Tolak Politik Rasis BTM

Jayapura, Tokoh adat sekaligus Ondofolo Hebeybhulu Kampung Yoka, Ismael Mebri, secara tegas menyatakan dukungannya kepada pasangan Matheus Dereck Fakhiri dan Aryoko Rumaropen (MARI YO) dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur Papua yang akan digelar pada 6 Agustus 2025 mendatang.

Pernyataan ini disampaikannya usai menggelar pertemuan tertutup dengan Ketua Umum Relawan MARI YO MANIA, Hendrik Yance Udam (HYU), di kediaman pribadinya di Kampung Yoka, Sabtu (17/5/2025).

Dalam keterangannya kepada awak media, Ismael Mebri menegaskan bahwa tidak ada gangguan dari binatang liar atau kebun milik calon lain di wilayah Kampung Yoka. “Tidak ada binatang liar, tidak ada kebun milik BTM di Yoka. Tidak ada babi dan anjing liar yang merusak kebun. Silakan berjuang, tapi jangan libatkan nama Yoka,” ujarnya tegas.

Ia menambahkan bahwa masyarakat Yoka, Waena, dan Heram telah memahami siapa sosok Benhur Tommy Mano (BTM) sebenarnya. Menurutnya, selama 10 tahun memimpin sebagai Wali Kota Jayapura, BTM dinilai telah bersikap diskriminatif terhadap warga Sentani, termasuk anak-anak adat Yoka yang tidak pernah diberi ruang atau jabatan strategis di pemerintah kota.

“MDF sudah direstui Tuhan, dan kami yakin MARI YO akan menang di Kampung Yoka serta seluruh wilayah Tabi-Saireri,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ismael Mebri mengungkapkan keyakinannya bahwa hanya pasangan MARI YO yang mampu mendorong lahirnya Provinsi Papua Utara/Saireri dan menjadikan Papua induk sebagai Provinsi Tabi. “Perjuangan belum selesai. Kami akan terus bergerak demi kemajuan dan masa depan Tabi Papua,” ucapnya.

Ismael juga menyoroti bahwa kekuatan dan restu politik untuk BTM telah habis sejak Pilkada Gubernur sebelumnya pada 27 November 2024. “Kami sudah bekerja keras, tapi Tuhan mungkin tidak berkehendak untuk BTM. Kini saatnya memberi restu kepada yang benar-benar datang sebagai anak adat, MDF,” katanya.

Dalam momen penuh makna adat tersebut, MDF secara langsung datang ke rumah adat Ondofolo di Yoka untuk meminta restu. karena MDF tahu nilai dan arti adat. Maka saya dengan segenap kekuatan, restu Tuhan dan leluhur, mendukung MARI YO  untuk menang dan memimpin Papua 2025–2030,” jelasnya.

Sebagai penutup, Ismael Mebri menegaskan bahwa Kampung Hebeybhulu Yoka sebagai kampung peradaban telah memberikan restunya kepada MDF. “Silakan jika ada anak Tabi lain ingin mendukung BTM, itu hak pribadi. Tapi saya, keluarga, dan masyarakat Kampung Yoka serta mayoritas anak-anak Tabi–Saireri akan berjuang dan memenangkan MARI YO di PSU 6 Agustus 2025 nanti,” tutupnya.

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *