Biak, Guncangan besar menghantam kubu BTM-CK jelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Papua 6 Agustus 2025. Ribuan relawan militan yang tergabung dalam Relawan Badai Pasifik, yang dulu mati-matian berjuang memenangkan Benhur Tomi Mano dan pasangannya, kini resmi menyatakan sikap: mereka meninggalkan BTM-CK dan beralih total mendukung pasangan MARI YO (Matius Derek Fakhiri – Aryoko Rumaropen)
Deklarasi mengejutkan ini disampaikan langsung oleh Ketua Relawan Badai Pasifik, Alvares Kapisa, dalam acara safari politik MARI YO di Biak dan Supiori. Ia menegaskan bahwa BTM-CK hanyalah masa lalu yang telah mengecewakan rakyat Biak, sementara MARI YO adalah harapan baru untuk masa depan Papua.
“Kami relawan yang dulu berjuang mati-matian menangkan BTM-Yermias Bisai, tapi setelah menang dan YB didiskualifikasi MK, kami malah ditinggalkan. Bahkan saat kami datang ke rumah BTM di Kotaraja, kami ditolak! Hari ini kami pilih MARI YO! BTM masa lalu, MARI YO masa depan tegas Alvares Kapisa.
Tidak hanya pernyataan sikap, aksi nyata langsung dilakukan: baliho-baliho BTM-CK di seluruh wilayah Biak dan Supiori diturunkan, dan para relawan mengganti seragam mereka dengan baju MARI YO. sebagai simbol totalitas.
Langkah ini dinilai sebagai bukti kuat keretakan parah dalam tubuh pendukung BTM-CK, sekaligus sinyal awal kekalahan telak mereka di PSU nanti.
Calon Gubernur Papua Matius Derek Fakhiri (MDF) secara langsung meresmikan Posko Induk Relawan Badai Pasifik di Biak Numfor pada 9 Juli 2025. Dalam sambutannya, MDF mengatakan:
“Saya ucapkan terima kasih untuk masyarakat Biak dan relawan Badai Pasifik yang telah bergabung. Kita satukan Papua, tak ada lagi sekat-sekat. Dari Sorong sampai Samarai, kita adalah satu.”
Alvares Kapisa menegaskan bahwa seluruh relawan dari 19 distrik se-Kabupaten Biak Numfor telah berpindah haluan dan siap menangkan MARI YO tanpa kompromi!
Sementara itu, Ketua Umum Relawan Mari Yo Mania, Hendrik Yance Udam (HYU), saat dihubungi di Jayapura, menyampaikan bahwa walaupun Costan Karma berasal dari Biak, arus dukungan masyarakat Biak tak lagi bersamanya.
“Faktanya hari ini semua gerbong relawan militan BTM-CK sudah pindah ke MARI YO. Jadi jelas, Biak dan Supiori sudah ‘dibungkus’ total untuk kemenangan MARI YO di PSU Pilgub Papua,” tegas HYU.
Game Over untuk BTM-CK. Gelombang rakyat kini bersatu di bawah panji MARI YO. Perubahan di depan mata, dan Biak-Supiori jadi titik awal tsunami politik menuju kemenangan mutlak














