Jayapura, Ribuan relawan dan simpatisan memadati kawasan Jalan Aru Atas, Kelurahan Kota Baru, Distrik Abepura, Kota Jayapura. Suasana penuh semangat dan gegap gempita mewarnai peresmian Markas Besar Relawan “Mari Yo Mania”, yang diresmikan langsung oleh Calon Gubernur Papua nomor urut 2, Matius Derek Fakhiri (MDF) bersama pasangannya Aryoko Rumaropen.
Tiba sekitar pukul 14.30 WIT, MDF dan rombongan disambut hangat oleh Ketua Tim Relawan Mari Yo Mania, Hendrik Yance Udam, serta para tokoh adat dari enam wilayah budaya Papua: Tabi, Saireri, Lapago, Meepago, Anim Ha, dan Domberai-Bomberai. Sebuah prosesi adat pun digelar, termasuk penyematan mahkota burung cenderawasih dan tarian khas Papua Selatan yang mengiringi MDF menuju lokasi posko.
Turut hadir dalam peresmian ini, Ketua Tim Pemenangan Mari Yo, Yacob Ingratubun, Sekretaris Apedius Mote, Ketua Partai Hanura Papua Kenius Kogoya, serta perwakilan partai politik pendukung lainnya.
Dentuman tifa menggema kuat, mengiringi momen penting ketika MDF secara simbolis meresmikan markas besar relawan tersebut—menandai dimulainya babak baru konsolidasi gerakan “Mari Yo” menuju Papua CERAH.
Dalam pidato penuh semangat, Matius D. Fakhiri menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para relawan yang telah berjuang dari akar rumput.
Saya percaya, dari tempat inilah semangat perubahan itu akan menjalar ke seluruh pelosok Papua. Markas ini bukan hanya posko pemenangan, tetapi rumah besar perjuangan rakyat Papua,” ujar MDF, disambut tepuk tangan meriah.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk menciptakan pemerintahan inklusif yang adil bagi semua suku dan kelompok etnis di Papua.
“Papua adalah rumah kita bersama. Jika saya terpilih, semua akan mendapatkan tempat yang sama di Kantor Gubernur Dok II. Tidak ada perbedaan – semua anak Papua punya hak dan martabat yang sama,” tegasnya.
Peresmian ini sekaligus menjadi ajang deklarasi kesetiaan relawan terhadap visi besar “Papua CERAH” — sebuah cita-cita akan Papua yang bersatu, damai, dan sejahtera.
MDF menutup orasinya dengan ajakan kuat kepada seluruh masyarakat Papua:
“Tanggal 6 Agustus 2025, mari kita bersatu, satu suara, menangkan nomor urut 2: Matius D. Fakhiri dan Aryoko Rumaropen untuk Papua yang lebih baik, untuk semua suku dan bangsa yang hidup di tanah ini!”
Acara berlangsung dengan semarak hingga petang, menjadi penanda semangat baru di jantung perjuangan politik Papua.














