Jakarta, – Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Gerakan Rakyat Cinta Indonesia (DPN Gercin Indonesia), Hendrik Yance Udam (HYU), menyatakan dukungan penuh terhadap langkah strategis Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas korupsi di Indonesia.
Pernyataan tersebut disampaikan HYU di Jakarta, Sabtu (11/7/2026). Menurutnya, korupsi merupakan kejahatan luar biasa yang telah menggerogoti sendi-sendi kehidupan bangsa dan menjadi penghambat utama terwujudnya kesejahteraan rakyat.
“Kami mendukung sepenuhnya Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan pemberantasan korupsi secara tegas, konsisten, dan tanpa pandang bulu. Tidak boleh ada siapa pun yang kebal hukum. Semua harus diperlakukan sama di hadapan hukum demi terwujudnya Indonesia yang bersih, adil, dan sejahtera,” tegas Hendrik Yance Udam.
HYU menilai praktik korupsi di Indonesia sudah berada pada tingkat yang sangat memprihatinkan. Ia mengibaratkan korupsi sebagai fenomena gunung es, di mana kasus yang terungkap ke permukaan hanyalah sebagian kecil dari praktik yang sebenarnya terjadi.
“Korupsi ibarat wabah penyakit yang telah menyebar ke berbagai lapisan kehidupan. Bahkan seperti fenomena gunung es, yang terlihat di permukaan hanyalah sedikit, sementara di bawahnya masih banyak praktik korupsi yang harus dibongkar dan diberantas,” ujarnya.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen bangsa, mulai dari Sabang hingga Merauke, untuk bersatu mendukung agenda pemberantasan korupsi yang sedang dijalankan pemerintah.
“Saya mengajak seluruh komponen anak bangsa untuk memberikan dukungan kepada Presiden Prabowo Subianto dalam memerangi korupsi. Ini bukan hanya tugas pemerintah dan aparat penegak hukum, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh rakyat Indonesia,” katanya.
Menurut HYU, korupsi tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga berdampak langsung pada kehidupan masyarakat karena menghambat pembangunan nasional maupun daerah serta memperlebar kesenjangan sosial.
“Setiap rupiah yang dikorupsi adalah hak rakyat yang dirampas. Korupsi membuat rakyat menderita, memperlambat pembangunan, merusak kepercayaan publik, dan mengancam masa depan generasi bangsa. Karena itu, perang melawan korupsi harus menjadi gerakan nasional yang didukung oleh seluruh rakyat Indonesia,” pungkas Hendrik Yance Udam.














